Malang – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis (HMPS ILHA) UIN Malang bekerja sama dengan Unit Turots kembali menghadirkan program unggulan “Sekolah Intensif” Pelatihan Baca Kitab. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen mahasiswa Ilmu Hadis dalam meningkatkan literasi keilmuan klasik sekaligus mengasah kemampuan memahami khazanah turats Islam.

Acara yang berlangsung selama beberapa pekan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa lintas angkatan. Materi yang diberikan difokuskan pada teknik membaca kitab kuning secara sistematis, memahami kaidah nahwu–sharaf, serta memperdalam konteks keilmuan hadis dari perspektif klasik. Para peserta juga mendapat pendampingan langsung dari dosen dan alumni yang berpengalaman di bidang studi hadis dan literatur turats.
Ketua HMPS ILHA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah penguatan tradisi akademik sekaligus mencetak generasi mahasiswa yang kritis dan berkarakter. “Program ini bukan hanya pelatihan teknis membaca kitab, tetapi juga membangun kesadaran ilmiah dan adab keilmuan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Unit Turots menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi program berkelanjutan. “Kami melihat antusiasme mahasiswa sangat tinggi. Ke depan, program ini akan terus dikembangkan dengan metode yang lebih variatif dan terstruktur,” jelasnya.
Dengan adanya “Sekolah Intensif” ini, diharapkan mahasiswa Ilmu Hadis tidak hanya terampil membaca teks-teks klasik, tetapi juga mampu mengontekstualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dengan tantangan zaman. Program ini sekaligus menjadi langkah nyata HMPS ILHA dan Unit Turots dalam memperkuat tradisi keilmuan Islam di lingkungan kampus.

